Laman

Mengenai Saya

Foto saya
BOJONEGORO, JAWA TIMUR, Indonesia
Bunda PAUD di pelosok desa di Gayam di tengah-tengah eksplorasi migas
Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 November 2016

MENJAGA KELEKATAN WALAU BUNDA SIBUK


Era yang semakin maju, ibu-ibu rumah tangga juga tidak mau kalah dengan bapak-bapak rumah tangga. Segala kemampuan yang dimiliki oleh orang laki-laki dimiliki oleh perempuan sampai-sampai apapun yang seharusnya dikerjakan oleh laki-laki dilakukan pula oleh perempuan.

Hasil gambar untuk gambar ibu dan anak
Inilah yang menjadi penyebab banyaknya bunda-bunda masa kini sama-sama eksisnya dengan Yanda-yanda. Lalu bagaimana dengan anak-anak kita?
Disinilah kita akan bahas. Pernah saya mengikuti pelatihan tentang pentingnya kelekatan orang tua dengan anak. karena dengan kelekatan ini akan membentengi anak-anak kita dari pergaulan, perbuatan yang menyimpang. Kelekatan bunda dan anak sangatlah penting karena manusia itu yang dicari adalah ketenangan jiwa dan kebutuhan akan cinta. Apabila cinta dan ketenangan sudah terpenuhi di dalam rumah anak tidak akan mencarinya di luar. 
Perilaku-perilaku menyimpang yang di alami anak-anak muda jaman sekarang. Kecanduan Game, Narkotik, seks dan penyimpangan seks, apabila dicari benang merahnya kembalinya ada pada kelekatan dengan orang tuanya. Anak-anak yang berprilaku menyimpang adalah rata-rata anak yang kurang perhatian dari orang tuanya. Bisa jadi juga ibunda nya selalu di rumah tapi tidak ada kelekatan diantara mereka, adanya hanya kemarahan, tuntutan yang tinggi dari orang tua sehingga anak stres dan lari ke hal-hal yang negatif.
Lalu bagaimana dengan bunda-bunda yang memiliki jam terbang tinggi bisa menjaga kelekatan dengan anak-anaknya?bukankah kelekatan itu butuh waktu bersama anak-anak sedangkan terkadang bunda-bunda saat ini terutama bunda PAUD, yang super power apa pun dikerjakan demi bangsa. tuntunan sekolah, pemerintah bahkan desa karena banyak juga bunda PAUD itu menjadi perangkat desa yang pekerjaannya tidak pernah kelar. paling-paling ketemu dengan anak hanya saat habis maghrib. ini mungkin bisa membantu bunda-bunda yang memiliki masalah yang sama
Pertama, Gunakan waktu yang berkualitas, untuk menjaga kelekatan dengan anak tidak perlu banyak waktu kita menjaganya sepanjang hari. toh percuma saja ketika kita seharian bersama anak tapi kita sibuk dengan diri kita masing-masing. anak sibuk dengan tivinya, bapak dan ibu dengan Hpnya. bagaimana membuat waktu berkualitas dengan anak kita? gunakan saat kita bersama anak kita hadirkan diri kita dan jiwa kita sepenuhnya untuk anak-anak kita. ajak cerita, bercanda, mendampingi belajar, nonton dll. lepaskan gadget-gadget yang sudah kita pegang seharian, lupakan pekerjaan-pekerjaan yang menumpuk apabila kita bersama anak-anak kita. Kerjaannya nggak kelar dong? kerjaan saat anak-anak sudah tidur.
Kedua, Dengarlah dengan penuh perhatian ketika anak-anak cerita,  latihlah sejak dini anak untuk bercerita tentang pengalamannya sehari tadi. jadilah teman ceritanya. jadikanlah anak-anak kita kalau belum cerita ke kita hatinya tidak tenang. wah bisa dianggap anak mama dong? nggak dewasa... lebih baik dibilang anak mama daripada dibilang anak tetangga, ya kan? maksudnya kalau anak-anak kita tidak berani cerita dengan kita, kalau ceritanya dengan orang lain? ya kalau benar informasi atau solusi yang diberikan? kalau salah bunda sendiri yang rugi.
ketiga, Jangan lupa setidaknya setiap hari kita terapkan CUP (cium, Usap, Peluk) karena dengan pelukan hormon-hormon cinta akan mengalir ke otak anak dan bunda sehingga ketegangan-ketegangan dalam otak akan meregang. menghilangkan stres anak.
keempat, Jadikan ucapan kita sebagai rujukan anak-anak kita. jika anak-anak itu sudah menjadikan kita rujukan berarti anak itu sangat percaya kepada kita. jadi setiap kali anak kita mendapatkan informasi apapun selalau ditanyakan kepada kita, sehingga kita bisa memfilter segala informasi yang diperoleh oleh anak.  
Kelima, Untuk bunda yang kerjanya adalah pengabdian kepada agama dan Negara. Pasrahkan kepada Allah dan memohon dijaga anak-anak kita. Karena Allah adalah sebaik-baik penjaga. yakinilah Intansurullah Yansurkum "barang siapa yang menolong Allah, Allah akan menolongmu"
Jadi jangan berkecil hati, bunda-bunda PAUD yang menjaga dan menolong generasi bangsa insya Allah putra-putranya akan dijaga dan ditolong oleh Allah...AAMIIN

Rabu, 02 November 2016

DI SEKOLAH BUNDA SEPERTI MALAIKAT..TAPI DI RUMAH??

"Bunda, tahukah bunda aku bingung dengan bunda, bunda selalu berubah-ubah, bunda seperti mempunyai kepribadian ganda, terkadang aku bingung harus ngapain..aku bingung mana yang benar dan mana yang salah, bunda...sebenarnya aku senang dan bermimpi seperti teman-temanku di sekolah punya bunda seperti bunda itu impianku dan teman-teman di sekolah..Bunda saat di sekolah bunda sangat cantik..bunda murah senyum..bunda tidak pernah marah..bunda peluk aku dan teman-temanku.. jika bunda berbicara bunda selalu dengan nada yang halus dan manis.
Saat kita ada masalah bunda selalu mencoba menghibur kami dan membuat kami berdamai dan senang kembali...bunda saat di sekolah bunda selalu memberi semangat kami, bermain dengan aku dan teman-teman. bunda seperti malaikat yang dikirimkan Allah kepada kami..kami senang bahkan temanku bilang dia pengen punya mama seperti Bunda. teman-teman sangat diidolakan sama teman-temanku..ada yang cari perhatian, ada yang minta terus sama bunda. sebenarnya aku tidak rela bundaku yang baik hati di sekolah diperebutkan oleh teman-teman di sekolah...seharusnya di sekolah perhatian bunda hanya untuk aku..bukan untuk kalian, sehingga aku mencari perhatian dengan usil sama teman atau bertingkah aneh yang bikin bunda lebih perhatian pada ku. Tapi aku sering kecewa bunda tidak terlalu memperhatikanku, dengan kata-kata manis bunda bilang "kakak, kalau di sekolah bunda bukan hanya milik kakak..tapi milik semua teman-teman di sekolah..jadi anak pinter ya anak bunda"
Ok lah aku rela kalau di sekolah Bunda adalah Bundanya semua temanku...tapi di rumah Bunda tidak seperti di sekolah, Bunda tidak pernah tersenyum..wajah bunda yang manis dan cantik di sekolah berubah seperti Gorgon...wajah Bunda menyeramkan. Aku minta diperhatikan sedikit bunda langsung membentakku...Aku bikin ulah sedikit bunda langsung menceramahiku.. bunda selalu bilang "Bunda capek kakak...please jangan ganggu Bunda..." minta ditemani main bunda bilang "Bunda banyak tugas kakak...ngerti dong kak..ibu harus bikin RPPH, ibu harus nyiapin media bermain untuk besuk bermain di sekolah, belum lagi ibu harus menyerahkan banyak laporan dan ngisi dapodik...udahlah kakak main sama HP sana atau lihat Ipin Upin " saat aku bisa membuat yang baru aku sangat ingin Bunda yang denger pertama kali tapi bunda liat aja nggak mau...Jika di rumah bunda lebih sibuk dengan HP dan laptop senyum-senyum sendiri, kadang emosi sendiri.
kalau aku denger Bunda ngisi pertemuan sama ibu-ibu teman-temanku begitu manis kata-kata Bunda..Bunda selalu bilang yang sabar kalau mendidik anak, jangan acuhkan saat dia mau cerita, perhatikan dengan sepenuh hati, berilah pengertian dengan kata-kata yang baik, tatap matanya dan tersenyumlah saat berbicara kepada anak-anak kita, berikanlah pujian saat anak kita melakukan kebaikan jangan menghardik, jangan melakukan kekerasan baik fisik maupun mental, sering membelai dan berikanlah pelukan...EHM andai semua yang engkau katakan saat pertemuan dengan ibu-ibu itu engkau lakukan kepadaku Bunda..Aku adalah anak yang paling bahagia..karena Bunda yang bak malaikat di sekolah itu adalah Bundaku di rumah...